Loading...

Dorong Pengelolaan RPL Berkualitas Dosen PIAUD UIN Raden Mas Said Surakarta Terlibat dalam Workshop Nasional

Diterbitkan pada
12 Agustus 2026 13:00 WIB

Baca

Surakarta — Dosen Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UIN Raden Mas Said Surakarta, Ibu Tri Utami, M.Pd.I, turut mengambil bagian dalam kegiatan Workshop Transformasi Pengelolaan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang mengusung tema “Membangun Sistem Rekognisi yang Berkualitas dan Berkelanjutan.” Dalam kegiatan tersebut, Tri Utami, M.Pd.I dipercaya sebagai moderator yang memandu jalannya kegiatan dan diskusi bersama para peserta.

Workshop yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat PPIAUD Bidang 2 ini menjadi salah satu ruang akademik untuk memperkuat pemahaman mengenai pengelolaan RPL di lingkungan pendidikan tinggi. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Cloud Meeting dan menghadirkan sejumlah akademisi yang memiliki pengalaman dalam pengembangan dan implementasi RPL.

Kegiatan menghadirkan Dr. Fitri Istiklaili, S.KM., M.Kes. dari Universitas Negeri Semarang sebagai narasumber. Sementara itu, Akhmad Mukhlis, M.A. dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para akademisi dari berbagai perguruan tinggi memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh wawasan dan perspektif yang lebih luas mengenai pengelolaan RPL.

Sebagai moderator, Tri Utami, M.Pd.I berperan dalam mengarahkan jalannya kegiatan, menghubungkan pemaparan narasumber dengan konteks kebutuhan peserta, serta memfasilitasi diskusi agar berlangsung secara sistematis dan interaktif. Peran moderator menjadi penting dalam memastikan berbagai gagasan yang disampaikan dalam workshop dapat dipahami dan didiskusikan secara lebih terarah.

RPL sendiri menjadi salah satu pendekatan yang memberikan ruang bagi seseorang untuk memperoleh pengakuan atas capaian pembelajaran yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, informal, maupun pengalaman kerja. Dengan demikian, pengalaman dan kompetensi yang telah dimiliki seseorang tidak semata-mata dipandang sebagai pengalaman, tetapi dapat menjadi bagian yang dapat direkognisi dalam proses pendidikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam konteks pendidikan tinggi, implementasi RPL membutuhkan pengelolaan yang cermat agar proses rekognisi dapat dilakukan secara terukur, objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, penguatan kapasitas pengelola dan penyamaan pemahaman mengenai mekanisme RPL menjadi bagian penting dalam membangun sistem yang berkualitas dan berkelanjutan.

Tema yang diangkat dalam workshop, yaitu “Membangun Sistem Rekognisi yang Berkualitas dan Berkelanjutan,” menjadi relevan dengan kebutuhan pendidikan tinggi saat ini. Perkembangan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja mendorong perguruan tinggi untuk semakin adaptif dalam memberikan layanan pendidikan yang mampu mengakomodasi beragam pengalaman dan latar belakang peserta didik.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya memperoleh informasi mengenai pengelolaan RPL, tetapi juga mendapatkan ruang untuk bertukar pengalaman, mendiskusikan berbagai tantangan implementasi, serta mengidentifikasi langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan RPL di masing-masing perguruan tinggi.

Keterlibatan Tri Utami, M.Pd.I, dosen PIAUD UIN Raden Mas Said Surakarta, sebagai moderator dalam forum tersebut turut menunjukkan peran aktif dosen dalam berbagai kegiatan akademik di tingkat nasional. Keikutsertaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi PIAUD UIN Raden Mas Said Surakarta dalam membangun jejaring akademik dan memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi.

Lebih dari sekadar forum diskusi, workshop ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk mendorong pengelolaan RPL yang semakin profesional, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Sistem RPL yang dikelola dengan baik diharapkan mampu memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan dengan tetap mengakui pengalaman dan kompetensi yang telah diperoleh sebelumnya.

Bagi Program Studi PIAUD UIN Raden Mas Said Surakarta, keterlibatan dosen dalam forum akademik semacam ini menjadi bagian dari upaya untuk terus memperluas wawasan, membangun kolaborasi, serta mengikuti perkembangan kebijakan dan praktik pendidikan tinggi. Melalui keterlibatan aktif dalam berbagai forum akademik, dosen PIAUD diharapkan dapat terus memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan yang adaptif, berkualitas, dan berkelanjutan.