Loading...

Prodi PIAUD Perkuat Kerja Sama Eksternal melalui Pendidikan Inklusi di BA Aisyiyah Bulurejo

Diterbitkan pada
10 Agustus 2026 13:00 WIB

Baca

Juwiring, 10 Agustus 2026-Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) melaksanakan kegiatan Penguatan Mutu Kerja Sama Eksternal di BA Aisyiyah Bulurejo, Juwiring, Kabupaten Klaten, pada Senin, 10 Agustus 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Pendidikan Inklusi” sebagai bagian dari upaya memperkuat kompetensi pendidik dalam memberikan layanan pendidikan yang ramah, adil, dan mampu mengakomodasi keberagaman kebutuhan anak usia dini.
Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga selesai dan diikuti oleh para pendidik BA Aisyiyah Bulurejo. Kegiatan menghadirkan empat narasumber, yaitu Mila Faila Shofa, M.Pd., Tri Utami, M.Pd.I., Dr. Hery Setiyatna, M.Pd., dan Dr. Fetty Ernawati, M.Pd. Para narasumber memberikan penguatan wawasan dan pengalaman mengenai pentingnya penerapan prinsip pendidikan inklusi dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini.
Pendidikan inklusi menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan layanan PAUD karena setiap anak memiliki hak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas tanpa diskriminasi. Pada jenjang anak usia dini, penerapan pendidikan inklusi perlu memperhatikan karakteristik, potensi, kemampuan, kebutuhan, serta keberagaman latar belakang setiap anak.
Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman bahwa pendidikan inklusi tidak hanya berkaitan dengan keberadaan anak berkebutuhan khusus dalam satuan pendidikan, tetapi juga menyangkut bagaimana lembaga menciptakan lingkungan belajar yang mampu menerima dan menghargai setiap perbedaan. Setiap anak diberikan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam kegiatan bermain dan pembelajaran sesuai dengan kemampuan serta kebutuhannya.
Para narasumber juga memberikan penguatan mengenai peran pendidik dalam menciptakan pembelajaran yang inklusif. Guru perlu memiliki kepekaan dalam mengenali karakteristik dan kebutuhan individual anak, kemudian menyesuaikan pendekatan, metode, media, serta lingkungan pembelajaran agar seluruh anak dapat terlibat secara aktif.
Dalam penerapan pendidikan inklusi, guru juga dituntut untuk membangun interaksi yang positif dengan anak. Sikap menerima, menghargai perbedaan, memberikan dukungan, serta menghindari pelabelan terhadap anak menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah dan nondiskriminatif.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan berbagi pengalaman. Para pendidik diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai tantangan yang mereka temui dalam menghadapi keberagaman karakteristik anak di lingkungan pendidikan. Diskusi tersebut menjadi sarana untuk menghubungkan konsep pendidikan inklusi dengan kondisi nyata yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran sehari-hari.
Kegiatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara guru, orang tua, lembaga pendidikan, dan berbagai pihak terkait dalam mendukung keberhasilan pendidikan inklusi. Kolaborasi tersebut diperlukan agar kebutuhan setiap anak dapat dipahami secara lebih komprehensif dan memperoleh dukungan yang sesuai.
Pelaksanaan kegiatan Penguatan Mutu Kerja Sama Eksternal di BA Aisyiyah Bulurejo menjadi salah satu bentuk komitmen Prodi PIAUD dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat dan penguatan jejaring kerja sama dengan lembaga pendidikan anak usia dini.
Melalui kegiatan ini, Prodi PIAUD berharap para pendidik semakin siap menerapkan prinsip pendidikan inklusi dalam pembelajaran. Guru diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, setara, nondiskriminatif, dan menghargai keberagaman, sehingga setiap anak memperoleh kesempatan untuk berkembang secara optimal.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara Prodi PIAUD dengan BA Aisyiyah Bulurejo dalam pengembangan mutu pendidikan anak usia dini. Kerja sama yang telah terjalin diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan akademik, pelatihan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan kebutuhan lembaga.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pemahaman dan praktik pendidikan inklusi di satuan PAUD semakin berkembang. Prodi PIAUD berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi dalam meningkatkan kompetensi pendidik dan mendorong terwujudnya layanan pendidikan anak usia dini yang inklusif, ramah anak, berkeadilan, serta berorientasi pada kepentingan terbaik setiap anak.